Selasa, 08 Mei 2012

Jalan Tuhan Bagiku

Jalan Tuhan misterius,
Tak mampu dimengerti logika manusia terbatas,
Perih itu juga jalanNya sampai pada kebahagiaan,
Tapi aku tak mengerti kenapa mata ini harus menetes air?

Aku bahagia dan perih sekaligus,
Entah mungkin aku yang terlalu lemah,
Mungkin aku yang terlalu naif,
Tapi perih ini sungguh,,
Tak bisa ku sembunyikan dalam ribuan topeng yang aku punya,
Perih ini tetaplah kerikil tajam dalam perjalanan panjang,

Lagi-lagi aku tak mengerti atas perasaan ini,
Perasaan yang menjebakku dalam lingkaran ketidakberdayaanku
Pengertian yang aku bangun justru semakin menjerumuskanku,
Senyum itu terus menerus menjadi tanpa makna,
Dan mata ini tak lagi bening menatap..
Sampai kapan?

Perjalanan ini masih panjang,
Berharap menemukan pelindung diri dari kerikil tajam itu segera,
Agar sakitnya tak terus mendera...

Jalan Tuhan semakin misterius saja...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar